Pages

Tuesday, February 2, 2010

Bubur Kentang Parut dan Salmon


Dapat ide kentang parut rebus dari buku Super Baby Food. Dan berhubung ada rencana memperkenalkan salmon, jadi di-"kawin"kan deh keduanya. Bintang tamunya, purée buncis...

Caranya mudah, hanya memarut kentang sblm direbus. Kemudian bila ada sisa kentang yg terlalu kecil utk diparut, dipotong2 biasa saja. Setelah itu, direbus. Kebetulan salmon kukus sudah dibuat terlebih dahulu. Namun bila ingin dimasak berbarengan dengan kentang, bisa saja sih... Purée buncis, sudah ada stok di freezer, jadi tinggal ambil satu cube besar, di-thaw, kemudian campur ke mangkuk si kecil.

Friday, January 29, 2010

Teething Biscuit (Eggless)

Akhirnya saya sempat bikin teething biscuit untuk si unyil jabrik. Setelah tertunda berminggu2 (pdhal catatan resepnya udah dibawa2 terus), malam ini jadi juga deh biskuit2 cimut itu. Resepnya dari Wholesome Baby Food, trus dicetak pakai garden shape cut-outs-nya Wilton (beli buat hias birthday cake-nya Rara thn 2008). Dan berkat bantuan si asisten kecil itu, bikin biskuitnya tambah cepat dan fun.






Sesuai resep, saya pakai tepung terigu-nya dan tepung beras organik (pingin ngabisin stok, belinya kebanyakan). Namun berhubung baru jajal resep, saya bikinnya setengah dulu. Itupun jadinya udah lumayan banyak. Waktu dicicip, lumayan juga. Hm, ngga ada rasanya sih... Maksudnya, lumayan deh buat kriuk-kriuk iseng ^_^. Ada yg gosong sedikit, langsung masuk ke mulut saya.

Berikutnya, mau modifikasi resep ini dgn nambahin keju parut. Trus mau cobain juga resepnya Mami Altaf. Kira2 kapan yah... ^_^



Review: Setelah dicobakan, anak saya awalnya makan langsung dua keping. Setelah itu, mungkin ukuran biskuitnya kurang besar jd agak repot bagi dia. Next time, ndak mau neko2 pakai cetakan. Potong lurus ajah... dan agak lebar. Atau bundar2 ala cookies. Kl anaknya ndak doyan, mamanya bisa makan kok. Enak juga buat ngemil2 ngga jelas ^_^



Sunday, January 24, 2010

WVP#5 WOL Virtual Party : "END OF THE YEAR" - Gratin Pumpkin



Pumpkin banyak ditemui dari bulan September sampai bulan Februari setiap tahunnya. Oleh karena itu, keluarga kami sering memasak labu maupun autumn squash dan winter squash lainnya setiap akhir tahun maupun awal tahun. Umumnya, kami memasak sup atau gratin pumpkin. Nah, untuk merayakan pergantian tahun 2009 yang lalu, gratin pumpkin masuk lagi dalam menu kami. Mudah dan sedap rasanya...

Persiapan: 30 menit

Lama memasak: 30 menit


Bahan:

  • 1 kg pumpkin
  • 2 sdm krim segar
  • 100 g keju parut
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Pala bubuk secukupnya
  • Parmesan bubuk secukupnya


Cara memasak:

  • Kupas pumpkin dan potong-potong (jangan terlalu besar krn akan dikukus)
  • Kukus potongan pumpkin dengan kukusan elektrik selama 30 menit
  • Setelah masak, hancurkan pumpkin dengan garpu sampai cukup lembut dan rata
  • Bubuhkan krim segar, keju parut, garam, merica dan bubuk pala
  • Setelah teraduk rata, pindahkan ke loyang tahan panas
  • Taburkan parmesan di atasnya
  • Panggang di oven bersuhu 200 derajat Celcius selama 20 menit


Mudah bukan? Anak-anak pun suka karena cita rasanya yang manis gurih dan mudah diolah lidah karena lembutnya. Dan berhubung bayi kami juga menyukai pumpkin, biasanya sebelum dibumbui, kami menyisihkan sedikit buat bayi kami. Tinggal tambahkan keju parut, tahini, cereal dan purée buncis, siap sudah makanan si kecil. Kami jadi bisa makan bersama dengan menu pumpkin ini. Praktis kan!


Catatan:

  • Resep ini saya persembahkan untuk WOL Virtual Potluck Party End of The Year 2009.
  • Resep ini merupakan modifikasi dari resep originalnya yang ada di site Marmiton.


Sunday, December 20, 2009

Poulet rôti aux herbes


Today was the first time for me to cook roasted chicken. At that time, my husband went for shopping so that I had to cook it for our lunch. It had to be ready by the time he (and my first daughter) came back home. The recipe was from Marmiton, as usual.

I added sweet soya sauce, cumin and coriandre to make it spicy like Indonesian food. The result turned to be good. My husband said it was very delicious. Thank you, dear...!

Thursday, December 17, 2009

Cupcakes



Menjelang ultah princess, saya bingung mau bikin apa. Apalagi princess minta dibuatkan kue untuk dibawa ke sekolah. Tahun2 sblmnya, kami hanya membagi2kan goody bags isi permen, biskuit dan coklat ke temen2 sekelasnya. Cake dibuat khusus utk keluarga saja. Namun tahun ini, princess minta kue utk teman2nya.

Akhirnya, seperti tahun lalu waktu hendak membuat fondant cake, kali ini saya pun tetap kontak "suhu" urusan kue yaitu Mom Ria. Cupcakes pun muncul sebagai usulan dari beliau. Resepnya ada lho di blog Mom Ria. Mudah dan enak katanya. Dan itu terbukti.

Trial pertama, butter-nya kurang lembek, blm terlalu lama keluar dari kulkas. Trial kedua, udah oke ^_^. Pada kedua trial tersebut, saya memasukkan selai aprikot dan Nutella ke dalam masing2 kue. Jd ada kue yang pakai selai aprikot, ada yang pakai Nutella, tp ada juga yang polos sih. Mau rasain bedanya. Sptnya, mendingan polos aja, karena udah enak, dan kalau dikasih macem2 di dalamnya, malah tenggelam ke dasar.

Lalu tanpa diduga, princess sakit panas tepat di hari ulang tahunnya itu. Habis itu, seminggu ngga masuk sekolah, kena flu gitu. Batal deh bikin kue utk teman2nya. Namun hari ini, kue harus siap untuk dibagikan ke sekolah. Waktu saya buat pagi ini, ternyata saya tidak bisa membuka tutup botol vanilla. Hm, mikir2... Akhirnya saya ganti aja pakai pandan. Hasilnya? Tetap enak, tapi warnanya hijau. Kata suami, ini unik, bagus buat dikasih ke sekolah. Cupcakes pandan.

Sayangnya, saya batal utk menghias karena kl sudah dihias, gimana bawanya ke sekolah? Ngga ada wadah yg sesuai euy... T_T

Foto di atas adalah cupcakes trial kedua, yang diisi dgn Nutella... huehehe... O iya, saya ngga pakai margarin lho. Ngga punya soalnya. Dan ngga pakai SKM (susu kental manis) krn udah cukup manis spt yg bikin *_*

Foto cupcakes yg hari ini (pandan), ada di bawah...

Yen ta' pikir2, saya mau bikin kue dan/atau deco kue cuma kl anak ultah aja ya... Hm... Berarti, mulai tahun depan, bakal dua kali bikin kue dong... @_@

Thursday, November 26, 2009

Sup Butternut Squash Kaldu Ayam

Butternut squash dan pumpkin merupakan beberapa bahan pangan favorit keluarga kami untuk disantap di musim gugur dan musim dingin. Saat ini, "pelanggan" masakan saya bertambah satu orang lagi, yaitu si kecil Estelle yang saat ini sudah masuk usia 7 bulan 20 hari. Sejak awal bulan November, kami sudah cobakan untuk memberikan pumpkin dan butternut squash organik sebagai salah satu pilihan makanannya. Awalnya hanya purée atau sup biasa, tanpa tambahan apa2. Namun belakangan ini sudah kami tambahkan ayam dan kaldunya.

Resep sup squash kaldu ayam ini mudah saja, hanya memerlukan squash kukus, kaldu ayam dan ayam yang dikaldu tadi... hehe... Squash kukus  segera diblender (saya menggunakan baby food processor Tefal), demikian juga ayamnya. Saya blender keduanya secara terpisah, kemudian saya kemas ke dalam food container kaca dan saya simpan di freezer. Biasanya saya buat untuk sekitar 3-4 kali makan. Kaldu ayamnya juga saya simpan di freezer (saat ini saya blm punya wadah penyimpanan makanan berbentuk ice cubes, jadi kaldu disimpan dalam food container kaca juga).

Begitu akan disajikan, saya keluarkan kaldu beberapa jam sblm jam makan, kemudian saya hangatkan di dalam mangkuk berisi air hangat. Squash dan ayam, saya defrozen dengan microwave atau food processor (kebetulan ada fungsi defrozen-nya). Di mangkuk bayi, saya campurkan squash dengan ayam, kemudian saya siram dgn kaldu. 

Ternyata memang enak ya sup ini. Anak pertama saya pun suka dan minta dibuatkan juga seperti adiknya (tentu saja dgn ditambah garam sedikit). 

Alhamdulillah, puas kalau bisa membuat anak2 senang dan sehat...

PS. 
  • Cara lain utk mengolah squash ada di Wholesome Baby Food.
  • Jangan menggunakan sembarang container kaca untuk menyimpan makanan di freezer. Silakan baca informasinya di sini. Saya menggunakan food container kaca yang sudah satu paket dengan baby food processor Tefal, jadi memang khusus untuk freezer dan defrozen.
  • Resep ini setahu saya bisa untuk bayi usia 7 bulan ke atas (sudah boleh makan daging ayam).

Friday, July 24, 2009

Wirework, by Dale Armstrong

This book is on my list now... Just don't know yet when I will buy it. Soon I hope :)


Saturday, February 28, 2009

Klepon

Buku ini sudah lama dikirimkan oleh ibu di Jakarta, atas permintaan saya tentunya. Jajan pasar memang favorit saya sejak kecil. Namun, penerapan resep-resep yang ada di dalam buku ini sangatlah lambat. Maklum, ada keterbatasan bahan dan alat-alatnya. Hingga suatu hari, salah satu resep pun saya praktekkan, yaitu klepon, tanpa menggunakan kapur sirih karena menurut beberapa teman yang sudah mencobanya di sini, hasilnya tetap enak.

Yah, oke jugaaa... *doyan*

Brownies Kukus (Steamed Brownies)


I got the recipe from my friend's site but I cooked it with slight modifications. It was a simple cooking and really suitable with my condition. I enjoyed eating it and my family liked it too. You may visit my friend's site for the recipe (in English).

Sate Ayam Bumbu BBQ (Chicken Satay with BBQ Sauce)


Couple days ago, I wanted to eat sate ayam. It had been a long time that I did not eat that food. So, I browsed around and found an interesting recipe in Budi Boga's site (in Indonesian language). I tried it with slight modifications. It was super delicious!
  • 600 g chicken meat (I took chicken fillet, chopped into small pieces, around 2x2 cm)
  • 1 tbsp butter, melted
  • 1 tbsp garlic powder
  • 1 tbsp lemon juice
  • 1 tbsp soya sauce
  • 1/2 tsp pepper
  • 1/2 tsp salt
  • 1 tsp sugar
Directions:
  • Mix the chicken meat with all other ingredients, then keep it refrigerated for about 30-60 minutes.
  • Grill the meat by using bamboo skewers.
  • Serve with peanut butter sauce or just a mix sauce of sweet soya sauce and chopped green chillies.

My note:
  • I tried three ways to cook/grill this satay. First, I tried with bamboo skewers and grilled in the oven for about 20-30 minutes. Second, I just used a usual pan to fry (not adding cooking oil, just using the butter that covered the chicken meat). Third, I used the grill pan and put it on the stove (see photo). From those ways, I prefer the second and the third.
  • If you do not like peanut butter sauce and sweet soya sauce, this food can be consumed without any of them. Yes, just eat like that, accompanied with some rice and fresh vegetable. Simple, heh...